Kamis, 31 Januari 2019

budi daya jamur

Cara budidaya jamur tiram putih

Cara budidaya jamur tiram putih
Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai udaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulaikan dengan bibit jamur.
Nama latin jamur tiram adalah Pleurotus ostreatus, termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram. Berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Di alam bebas, jamur tiram putih biasa ditemukan pada batang-batang kayu yang sudah lapuk. Mungkin karena itu, jamur tiram sering disebut jamur kayu.

Ada dua kegiatan utama dalam budidaya jamur tiram. Tahap pertama adalah membuat media tanam dan menginokulasikan bibit jamur ke dalam media tanam tersebut. Sehingga media ditumbuhi miselium berwarna putih seperti kapas. Tahap kedua adalah menumbuhkan miselium tersebut menjadi badan buah.
Untuk pendatang baru, biasanya memulai kegiatan budidaya dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara pengadaan, baglog yang siap tumbuh didapat dengan membeli dari pihak lain. Kemudian setelah usaha budidayanya berkembang dan volumenya banyak, baru mencoba membuat baglog sendiri.
Dalam tulisan ini akan, saya akan mengulas langkah yang harus dipersiapkan untuk memulai budidaya jamur tiram putih.

Menyiapkan kumbung

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban.
Kumbung biasanya dibuat dari bambu atau kayu. Dinding kumbung bisa dibuat dari gedek atau papan. Atapnya dari genteng atau sirap. Jangan menggunakan atap asbes atau seng, karena atap tersebut akan mendatangkan panas. Sedangkan bagian lantainya sebaiknya tidak diplester. Agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap.
Di dalam kumbung dilengkapi dengan rak berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat. Rak tersebut berfungsi untuk menyusun baglog. Rangka rak bisa dibuat dari bambu atau kayu. Rak diletakkan berjajar. Antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.
Ukuran ketinggian ruang antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm, rak bisa dibuat 2-3 tingkat. Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter. Setiap ruas rak sebesar ini bisa memuat 70-80 baglog. Keperluan rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.
Cara budiaya jamur tiram putih
Sebelum baglog dimasukkan kedalam kumbung, sebaiknya lakukan persiapan terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
  • Bersihkan kumbung dan rak-rak untuk menyimpan baglog dari kotoran.
  • Lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida di bagian dalam kumbung. Diamkan selama 2 hari, sebelum baglog dimasukkan ke dalam kumbung.
  • Setelah bau obat hilang, masukkan baglog yang sudah siap untuk ditumbuhkan. Seluruh permukaannya sudah tertutupi serabut putih.

Menyiapkan baglog

Baglog merupakan media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram. Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu ujungnya diberi lubang. Pada lubang tersebut jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar.
Pada usaha budidaya jamur tiram skala besar, petani jamur biasanya membuat baglog sendiri. Namun bagi petani pemula, atau petani dengan modal terbatas biasanya baglog dibeli dari pihak lain. Sehingga petani bisa fokus menjalankan usaha budidaya.
Saat ini, baglog jamur tiram yang berbobot sekitar 1 kg dijual dengan harga Rp. 2.000-2.500. Adapun bila ingin membuat sendiri silahkan baca cara membuat baglog jamur tiram.

Cara merawat baglog

Terdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yakni diletakkan secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas. Dan secara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.
Kedua cara ini memiliki kelebihan masing. Baglog yang disusun secara horizontal lebih aman dari siraman air. Bila penyiraman berlebihan, air tidak akan masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk melakukan pemanenan lebih mudah. Hanya saja, penyusunan horizontal lebih menyita ruang.
mendongkrak marjin tipis budidaya jamur tiram
Berikut cara-cara perawatan budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut:
  • Sebelum baglog disusun, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan kurang lebih 5 hari. Bila lantai terbuat dari tanah lakukan penyiraman untuk menambah kelembaban.
  • Setelah itu, potong ujung baglog untuk memberikan ruang pertumbuhan lebih lebar. Biarkan selama 3 hari jangan dulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.
  • Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan semakin baik. Frekuensi penyiraman 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembaban kumbung. Jaga suhu pada kisaran 16-24oC.

Panen budidaya jamur tiram

Bila baglog yang digunakan permukaannya telah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bisa dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali, bila perawatannya baik. Baglog yang memiliki bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7-0,8 kg. Setelah itu baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos.
Pemanenan dilakukan terhadap jamur yang telah mekar dan membesar. Tepatnya bila ujung-ujungnya telah terlihat meruncing. Namun tudungnya belum pecah warnanya masih putih bersih. Bila masa panen lewat setengah hari saja maka warna menjadi agak kuning kecoklatan dan tudungnya pecah. Bila sudah seperti ini, jamur akan cepat layu dan tidak tahan lama. Jarak panen pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu.

Kamis, 17 Januari 2019

sejarah pulau penyengat

Pulau Penyengat (atau Pulau Penyengat Inderasakti dalam sebutan sumber-sumber sejarah) adalah sebuah pulau kecil di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berjarak kurang lebih 2 km dari pusat kota. Pulau ini berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter, berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat ditempuh dari pusat Kota Tanjung Pinang dengan menggunakan perahu bermotor atau lebih dikenal pompong yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.[1]
Pulau Penyengat merupakan salah satu objek wisata di Kepulauan Riau. Di pulau ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah yang di antaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi. Sejak tanggal 19 Oktober 1995, Pulau penyengat dan kompleks istana di Pulau Penyengat telah dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan salah satu Situs Warisan Dunia.[2]
Menurut cerita, pulau mungil di muara Sungai Riau, Pulau Bintan ini sudah lama dikenal oleh para pelaut sejak berabad-abad yang lalu karena menjadi tempat persinggahan untuk mengambil air tawar yang cukup banyak tersedia di pulau ini. Belum terdapat catatan tertulis tentang asal mula nama pulau ini. Namun, dari cerita rakyat setempat, nama ini berasal dari nama hewan sebangsa serangga yang mempunyai sengat. Menurut cerita tersebut, ada para pelaut yang melanggar pantang-larang ketika mengambil air, maka mereka diserang oleh ratusan serangga berbisa. Binatang ini yang kemudian dipanggil Penyengat dan pulau tersebut dipanggil dengan Pulau Penyengat. Sementara orang-orang Belanda menyebut pulau tersebut dengan nama Pulau Mars.[1][3]
Tatkala pusat pemerintahan Kerajaan Riau bertempat di pulau itu ditambah menjadi Pulau Penyengat Inderasakti. Pada 1803, Pulau Penyengat telah dibangun dari sebuah pusat pertahanan menjadi negeri dan kemudian berkedudukan Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau-Lingga sementara Sultan berkediaman resmi di Daik-Lingga. Pada tahun 1900, Sultan Riau-Lingga pindah ke Pulau Penyengat. Sejak itu lengkaplah peran Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan, adat istiadat, agama Islam dan kebudayaan Melayu.[3]

Imperium Melayu

Pulau Penyengat merupakan pulau yang bersejarah dan memiliki kedudukan yang penting dalam peristiwan jatuh bangunnya Imperium Melayu, yang sebelum terdiri dari wilayah Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga, khususnya di bagian selatan dari Semenanjung Melayu. Peran penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911.[1]
 

Perang Saudara tahta Johor

Awalnya pulau ini hanya sebuah tempat persinggahan armada-armada pelayaran yang melayari perairan Pulau Bintan, Selat Malaka dan sekitarnya. Namun pada tahun 1719 ketika meletus perang saudara memperebutkan tahta Kesultanan Johor antara keturunan Sultan Mahmud Syah yang dipimpin putranya Raja Kecil melawan keturunan Sultan Abdul Jalil Riayatsyah yang dipimpin Tengku Sulaiman.[1]
Pulau Penyengat mulai dijadikan kubu pertahanan oleh Raja Kecil yang memindahkan pusat pemerintahannya dari Kota Tinggi (Johor) ke Riau di Hulu Sungai Carang (Pulau Bintan). Perang saudara itu dimenangkan oleh Tengku Sulaiman dan saudaranya yang dibantu oleh lima orang bangsawan Bugis Luwu, yaitu Daeng Perani, Daeng Marewah, Daeng Chelak, Daeng Kemasi dan Daeng Menambun. Yang mana seterusnya Tengku Sulaiman mendirikan kerajaan baru yaitu Kerajaan Johor-Riau-Lingga, pada 4 Oktober 1722.[1] Sedangkan Raja Kecil menyingkir ke Siak dan seterusnya mendirikan Kesultanan Siak.

Yang Dipertuan Muda Riau

Pada masa Kerajaan Johor-Riau-Lingga, Pulau Penyengat tetap berperan sebagai pusat pertahanan sekaligus tempat kediaman dan pusat pemerintahan dari Yang Dipertuan Muda Johor-Pahang-Riau-Lingga. Di kerajaan Riau-Lingga terdapat dua posisi jabatan utama, yaitu Yang Dipertuan Besar atau Sultan yang berkedudukan di Daik, Lingga dan Yang Dipertuan Muda yang berkedudukan di Pulau Penyengat. Walaupun lebih rendah kedudukan Yang Dipertuan Muda, tetapi dia mengatur pemerintahan, angkatan perang, perekonomian dan masalah-masalah operasional lainnya.[1]

Bangunan Bersejarah

Masjid Raya Sultan Riau

Masjid ini awalnya dibangun oleh Sultan Mahmud pada tahun 1803. Kemudian pada masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII Raja Abdurrahman, tahun 1832 masjid ini direnovasi dalam bentuk yang terlihat saat ini. Bangunan utama masjid ini berukuran 18 x 20 meter yang ditopang oleh 4 buah tiang beton. Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal mengumandangkan adzan. Pada bangunan Masjid Sultan Riau terdpat 13 kubah yang berbentuk seperti bawang. Jumlah keseluruhan menara dan kubah di Masjid Sultan Riau sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat salat wajib lima waktu sehari semalam.
Di sisi kiri dan kanan bagian depan masjid terpdat bangunan tambahan yang disebut dengan Rumah Sotoh (tempat pertemuan). Menurut sejarahnya, masjid ini dibangun dengan menggunakan campuran putih telur, kapur, pasir dan tanah liat.

Mushaf al-Quran

Terdapat dua buah al-Quran tulisan tangan yang tersimpan di dalam Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat. Salah satu yang diperlihatkan kepada pengunjung adalah hasil goresan tangan Abdurrahman Stambul, seorang penduduk Pulau Penyengat yang dikirim oleh Kerajaan Lingga ke Mesir untuk memperdalam ilmu Agama Islam, sekembalinya dari belajar dia menjadi guru dan terkenal dengan "khat" gaya Istambul. Al-Quran ini diselesaikan pada tahun 1867 sambil mengajar. Keistimewaan al-Quran Mushaf Abdurrahman Stambul ini adalah banyaknya penggunaan "Ya Busra" serta beberapa rumah huruf yang titiknya sengaja disamarkan sehingga membacanya cenderung berdasarkan interpretasi individu sesuai akal dan ilmunya.

Istana Kantor

Istana Kantor adalah istana dari Yang Dipertuan Muda Riau VIII Raja Ali (1844-1857), atau juga yang disebut dengan Marhum Kantor. Selain digunakan sebagai kediaman, bangunan yang dibangun pada tahun 1844 ini juga difungsikan sebagai kantor oleh Raja Ali.
Istana Kantor berukuran sekitar 110 m2 dan menempati areal sekitar satu hektar yang seluruhnya dikelilingi tembok. Bangunan dan puing yang masih ada memperlihatkan kemegahannya pada masa lalu.

Balai Adat Melayu

Balai Adat Pulau Penyengat adalah replika rumah adat Melayu yang pernah ada di Pulau Penyengat. Bangunan Balai Adat merupakan rumah panggung khas Melayu yang terbuat dari kayu. Balai Adat difungsikan untuk menyambut tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang-orang penting.
Di dalam gedung, kita dapat melihat tata ruang dan beberapa benda perlengkapan adat resam Melayu, serta berbagai perlengkapan atraksi kesenian yang digunakan untuk menjamu tamu-tamu tertentu.
Di bagian bawah Balai Adat ini terdapat sumur air tawar yang konon sudah berabad lamanya dan sampai sekarang airnya masih mengalir dan dapat langsung diminum.

Monumen Bahasa Melayu

Pada tanggal 19 Agustus 2013, telah diletakkan batu pertama pembangunan Monumen Bahasa Melayu di areal dalam bekas Benteng Kursi, Pulau Penyengat, oleh Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani. Pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap jasa-jasa Raja Ali Haji sebagai pahlawan nasional di bidang bahasa. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan tentang asal dan arti bahasa Melayu yang dipakai di Kepulauan Riau dan Lingga, serta bahasa Indonesia yang digunakan saat ini.[4]
Monumen Bahasa Melayu dibangun sebagai tindak lanjut dari dari mufakat 12 kebudayaan Melayu antara Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri dan LAM Provinsi Riau pada saat seminar nasional bahasa Indonesia di Pekanbaru, Riau, 2010 lalu, yang dihadiri masing-masing gubernur.[4]
 

menganali ciri-ciri kanker dan mengatasinya

MENGENALI CIRI- CIRI UMUM KANKER ATAU TUMOR
Pada umumnya penderita kanker, tumor memeriksakan diri ke dokter setelah dalam kondisi sudah terlambat, karena penderita sering mengabaikan tanda-tanda, gejala-gejala yang dirasakan sebelumnya. Kanker atau tumor biasanya berbentuk massa berupa benjolan atau pengerasan kecuali leukemia. Adanya benjolan abnormal tidak selalu kelihatan dari luar, terutama jika berada di bagian organ dalam seperti usus, hati, rectum, otak, nasofaring, tulang dan lain-lain. Namun gejala awal biasanya dapat dirasakan meski tidak terlalu mengganggu sekali berupa rasa nyeri, kadang senut, dll.  Pada stadium awal kanker atau tumor tidak menimbulkan rasa sakit yang menonjol sehingga sering di abaikan, meski penderita melihat secara kasat mata atau melalui rabaan bahwasanya ada kelainan dari yang seharusnya tetapi karena tidak menimbulkan gangguan, maka diabaikan saja. Penderita mulai kwatir setelah suatu massa atau benjolan mulai menimbulkan rasa sakit. Bagaimana mengenali suatu benjolan berbahaya atau tidak supaya dapat memeriksakan diri ke dokter atau mengobati secara alami.
Berikut ciri-ciri massa atau berjolan yang cenderung berbahaya.
  1. Benjolan yang dapat di raba.
    • Benjolan di payudara, di leher atau di tempat lain. Bentuk benjolan tidak teratur dan keras, permukaan tidak rata seperti jahe, menimbulkan rasa nyeri atau senut, ukurannya cenderung melebar atau membesar, benjolan bisa menonjol ke atas permukaan kulit, benjolan bisa berwarna kemerahan, benjolan bisa pecah berbentuk luka, benjolan bertambah di tempat lain (menyebar), jika benjolan mengenai pembuluh darah dan menyebabkan luka akan dapat menimbulkan pendarahan yang banyak. Jika ditemukan hal seperti ini, harus waspada untuk segera menindaklanjuti pengobatannya.
  2. Benjolan yang tidak dapat di raba.
    • Benjolan di usus, rectum, hati, otak, tulang,paru, dll. Kondisi awalnya mungkin saja tidak kelihatan dengan rabaan, dan baru ketahuan setelah membesar, akan tetapi gejala awal selalu ada yang tidak normal. Misalnya :
      • Kanker usus, rectum, kolon : perut sering kembung seperti sakit maag, susah BAB, ada rasa nyeri di bagian tertentu, bentuk BAB yang keras dan kecil-kecil, kadang saat BAB ada terikut darah atau lendir, makan terasa mual atau begah, berat badan cenderung turun, hilang nafsu makan, perut membesar, dalam anus senut2 dan nyeri, ada keluar benjolan dari anus, dll.
      • Kanker hati: mudah lelah, hilang nafsu makan, berat badan menurun, terasa sakit dan nyeri dibagian ulu hari, mual dan perut terasa begah, badan lemas, makan sedikit terasa begah, dll
      • Kanker paru : mudah capek, nafas lebih cepat, terasa nyeri di bagain dada sampai punggung, mulai sesak nafas, badan semakin kurus, hilang selra makan, nafas semakin susah, dll.
      • Kanker otak :  sering pusing, penglihatan mulai berbayang, penglihatan bisa kabur, kaki bisa lemas, bila kondisi parah mengeluarkan darah bisa dari hidung atau telinga, sakit nyeri di dalam kepala, dll
      • Kanker nasofaring :  seperti flu berkepanjangan, hidung seperti tersumbat, hidung mengeluarkan lendir dan bisa bercampur darah, bila kondisi parah bisa menggumpal seperti hati ayam, kepala sakit ke arah telinga, telinga mendengung, bila sudah menyebar akan muncul benjolan di leher, bernafas susah dari hidung karena tersumbat sehingga bernafas dengan mulut, mata bisa tertekar dan sakit, berongkongan bisa tersumbat sehingga makan susah, dll.
      • Kanker tulang : terasa nyeri dalam tulang, terjadi pembesaran otot di sekitar yang sakit dan cenderung terus membesar, badan menjadi kurus, dll.
      • Kanker Rahim, servick, buli  : kadang ada flag seperti gejala monopouse, terasa nyeri di sekitar rahim, adanya pendarahan ringan dan bila kondisi parah pendarahan bisa banyak, keluar lendir dari vagina, lendir bisa berbau, pinggang terasa nyeri, kencing bisa tersendat seperti tidak lancer, bisa perut membsar jika ukuran benjolan membesar, dll
      • Benjolan yang biasanya lunak dan bentuk permukaanya cenderung rata, pada umumnya adalah tumor atau kista atau lemak, tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri, dan ukuran tdk membesar.
Bilamana ditemukan salah satu ciri-ciri diatas sebaiknya harus segera memeriksakan diri ke dokter. Bila kanker di obati sejak awal baik medis maupun herbal maka kesempatan untuk sembuh akan lebih besar dibandingkan jika diobati setelah stadium tinggi. Jika ada sesuatu yang tidak normal meski tidak terasa sakit sekali sebaiknya di obati dengan segera agar penangannya tidak terlambat.
APA PENYEBAB KANKER MASUK DALAM TUBUH?
Inilah pertanyaan yang paling sulit di jawab, karena tidak ada jawaban yang mutlak dan pasti meski ada kecenderungan. Dari pengalaman kami selama 10 tahun dalam penyembuhan dan pengobatan kanker, dan kami selalu menanyakan kebiasaan pasien sebelum sakit untuk mengetahui faktor apa saja yang dominan menyebabkan kanker. Dari pengalaman inilah kami memperolah gambaran penyebab kanker dalam 3 kategori yaitu :
  1. Konsumsi makanan tidak sehat.
    • Kebanyakan makanan mengandung pengawet yang umumnya mengandung bahan kimia, dan banyak makanan menggunakan pengawet berbahaya seperti formalin tetapi tidak terdeteksi. Makanan industri olahan sebagian besar mengandung pengawet. Jumlah pengawet yang masuk kedalam tubuh secara berlebihan akan menyebabkan sistim pengendali sel tidak berfungsi dengan baik, ada sel yang umurnya pendek dan tidak sama dengan sel yg lainya, ada sel yang mengeras dan pertumbuhannya tidak sama satu dengan yang lain. Dengan demikian sebaiknya lebih baik dengan makanan alami dan sederhana. Pada jaman dulu orang tua atau nenek moyang kita yang di kampung yang makan dengan sayuran, ubi, singkong, rebusan, tidak ada MSG dan hanya pakai garam, sangat jarang ditemukan meninggal karena sakit kanker, dan mereka memiliki umur yang panjang ada 80 hingga 100 tahun, jika dibandingkan dengan sekarang ini, mulai anak-anak sekalipun sudah ada yang sakit kanker dengan berbagai jenis. Banyaknya jenis makanan yang dijual dengan segala macam jenis dan rasanya turut menyumbang sakit kanker di masyarakat. Sangatlah dianjurkan agar kita semua kembali kepada gaya makan orang tua tempo dulu, semakin lezat suatu makanan maka semakin tinggi resiko sakit yang di timbulkan makanan tersebut dan semakin sederhana suatu makanan di olah maka nilai gijinya akan semakin baik.
  2. Gaya hidup tidak sehat
    • Sebagian besar orang memiliki gaya hidup yang tidak seimbang, pola tidur tidak teratur, harusnya malam hari tidur minimal 7 jam tetapi hanya tidur sebentar. Ada banyak penyebabnya, kerja keras hingga pulang malam, makan malam melebihi jam waktu, tidur larut malam, dll. Kebiasaan merokok, minum alcohol, soft drink, mie instant, dan segla macamnya. Ini semua berkontribusi menyebabkan seseorang sakit kanker. Sangatlah disarankan dengan gaya hidup yang teratur, harus ada keseimbangan antara kerja dengan istirahat, jam makan jangan terlalu malam, tidur tidak lebih dari jam 10 malam. Tubuh ini ibarat mesin yang harus beristirahat sesuai standardnya agar terpelihara dengan baik.
  3. Stress.
    • Hidup di kota besar bukan berarti lebih santai atau lebih enak, justru sebaliknya yang terjadi. Di kota besar tekanan hidup semakin tinggi, Stress hampir ada di segala tempat dan waktu, mulai dari tekanan pekerjaan, kehidupan rumah tangga, kenakalan anak, hampir semua sendi kehidupan di kelilingi dengan STRESS, akibatnya tubuh tidak memiliki sistim kekebalan yang baik ketika penyakit masuk, belum lagi makan makanan tidak sehat, dll. Justru faktor stress lebih dominan penyebab kanker dibandingkan dengan yang lain. Sangat disarankan agar hidup ini lebih santai dan lebih dinikmati, jangan karena mengejar uang kita mengorbankan kesehatan, umur menjadi pendek, penyakit datang, dan ketika sakit semua habis ke rumah sakit untuk berobat maka sia-sialah kerja keras kita selama ini karena orang lain yang menikmatinya. Kesederhanaan sangat penting, ambisi harus dikendalikan, perbanyak ibadah, buang stress dari pikiran atau setidaknya dapat di kendalikan. Bangkitkan suasana hati yang gembira, maka kita dapat lebih sehat, lebih tenang dan lebih menikmati hidup. Uang memang perlu tetapi uang bukan segala-galanya.
     

    MAKANAN YANG HARUS DI HINDARKAN PENDERITA KANKER


    LEMAK. Pada umumnya virus kanker mudah berkembang di bagian organ tubuh yang memiliki tumpukan lemak tinggi seperti payudara, Rahim, leher, otak., dll. Penderita disarankan agar tidak mengkonsumsi gorengan, coklat, terigu, mentega, santan, dan sejenisnya
    PROTEIN HEWANI. Pada prinsipnya tubuh manusia adalah pemakan tumbuhan, protein hewani tidak baik bagi penderita kanker seperti daging merah, ayam dan lainya. Alternatifnya dapat mengkonsumsi ikan tawar sungai, ikan laut dalam, tahu, tempe, putih telur dan pastikan akan bebas dari pengawet seperti formalin dan pengawet lainya.
    GULA. Banyak mengkonsumsi gula membuat sistim kekebalan tubuh melemah, hindari mengkonsumsi kue-kue, jajanan pasar, soft drink dan sebaiknya banyak makan konsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi seperti sirsak, jeruk bali, apple, buah bit, nanas, papaya, jeruk, dll. Hindarkan buah yang cenderung merangsang sakit seperti durian, nangka, cempedak, lengkeng, dll. Penderita kanker disarankan banyak mengkonsumsi sayuran berserat tinggi agar antibody tetap kuat melawan sel-sel kanker seperti brokoli, wortel, daun bayam, dll.
    Untuk meningkatkan kinerja proses terapi kemo herbal alami , Rumah Sehat Kanker memberikan makanan alami yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh melawan sel kanker, terbuat dari tumbuhan alami tanpa proses kimia, juga untuk membuang racun/toxin dari dalam tubuh melalui konsep pola makan sehat alami, sekaligus meningkatkan fungsi metabolisme tubuh, agar tubuh lebih kuat melawan sel – sel kanker. Beberapa suplemen alami yang kami gunakan adalah :
    • Active carbon yang berfungsi sebagai toxin absorber untuk membuang racun dari dalam tubuh.
    • Makanan – makanan organik pencegah kanker  ( chiaseed, flaxeed, physilium, dll).
    • Antioksidan untuk melawan sel kanker dalam tubuh.
    Semua terbuat dari bahan alami dan organik yang bebas dari bahan-bahan kimia, dan aman digunakan dalam jangka pangjang. Rumah Sehat Kanker adalah rumah bagi anda untuk bebas dari kanker. Kami siap melayani dan membantu saudara dengan sepenuh hati. Disclaimer : hasil proses kemo herbal setiap penderita bisa berbeda-beda , tergantung kondisi penderita, umur, stadium, jenis massa, motivasi diri, konsistensi pada aturan pemakaian obat dan makanan.)
     
    berbagi cerita itu indah.. 
    sekian dan terima kasih.  semoga bermanfaat ya gan...
    see u next time.. dadada..

Budi Daya Ulat Sutra

Ngengat sutra atau ulat murbei adalah salah satu  serangga dari jenis ulat yang dari sisi ekonomi mempunya nilai yang sangat tinggi. Sebab ulat ini merupakan ulat satu-satunya penghasil serat atau benang sutra.Adapun makanan ulat sutra adalah daun murbei. Selain daun murbei ulat sutra tidak akan memakannya.Dalam perkembangan menjadi ulat, maka telur ulat sutera membutuhkan waktu sekitar 10 hari  untuk menetas. Setelah menetas yang kemudian menjadi ulat maka akan membentuk kepompong mentah.Nah, kepompong mentah ini yang nantinya akan dipintal menjadi benang sutra sepanjang 300 meter sampai dengan 900 meter. Serat atau benang sutra yang dipintal memiliki diameter sekitar 10 mikrometer.Hal yang cukup mengejutkan dari ulat sutra adalah dalam hal makanan. Bisa dikatakan bahwa ulat sutra termasuk jenis ulat yang sangat rakus dalam hal makanan. Ulat ini akan makan sepanjang hari baik itu siang maupun malam.Dan ini dilakukannya semata-mata untuk tumbuh dan berkembang lebih cepat. Adapun hal yang perlu diketahui bahwa ulat sutra mengalami empat fase ganti kulit.Apabila warna kulitnya kekuningan dan lebih ketat ini menandakan bahwa ulat sutra akan segera membungkus diri dengan berubah menjadi kepompong.Untuk menghasilkan benang sutra yang bagus dan juga memiliki kualitas yang tinggi maka sebelum ulat sutra menjadi matang (ditandai ulat sutra akan menggigit kepompongnya), kita harus segera merebus ulat sutra tersebut.Kepompong ulat sutra ini direbus bertujuan untuk membunuh ulat sutra  sehingga memudahkan dalam menguraikan serat-seratnya. Namun apabila kita sedikit saja terlambat maka sutra yang dihasilkan tidak lagi dihargai dengan kualitas yang tinggi.

Cara atau Teknik Budidaya Ulat Sutra

Cara atau teknik budidaya ulat sutra dibagi menjadi 5 (lima) tahapan. Tahapan pertama adalah persiapan kandang kemudian disusul dengan bibit, pemberian pakan, siklus hidup dan terakhir adalah proses pemeliharaan.Namun perlu kami ingatkan bahwa beternak atau budidaya ulat sutra merupakan kegiatan yang terbilang menjanjikan dari segi ekonomi. Hal ini mengingat bahwa harga jual benang sutra sangat tinggi.Sebab kain sutra merupakan kualitas kain yang sangat baik sekaligus elegan dan sangat banyak diminati oleh orang-orang menengah ke atas.
Baik langsung saja kita bahas cara membudidayakan ulat sutra. Yuk, kita simak.

Tahap Pertama: Persiapan Kandang Ulat Sutra

Dalam mempersiapkan ternak ulat sutra maka ada 3 poin utama yang menjadi perhatian khusus dalam persiapan kandang. Apa sajakah itu?
Yakni tempat atau lokasi pemeliharaan kemudian bibit ulat sutra dan terkahir adalah pakan. Dalam hal lokasi pemeliharaan maka perlu dipersiapkan suatu ruangan yang terdiri dari rak-rak didalamnya.
Bedakan antara rak ulat sutra yang muda (kecil) dengan dewasa (besar). Kemudian pastikan bahwa ruangan memiliki ventilasi yang baik. Indikator ventilasi yang baik adalah memiliki jendela.
Namun sebelum ulat sutra dimasukkan ke dalam kandang maka pastikan juga ruangan sudah disterilkan dengan menyemprotkan larutan kaporit atau formalin. Masing-masing dengan kadar 0,5% dan 3%.

2.2. Tahap Kedua: Bibit Ulat Sutra

 Pilihlah bibit telur ulat sutra yang baik. Pemilihan bibit ini dilakukan 10-12 hari sebelum pemeliharaan dimulai. Dan lakukanlah masa inkubasi terhadap telur ulat sutra agar penetasaan beragamMasukkan telur ulat sutra tersebut ke dalam kotak yang ditutup dengan kertas putih yang tipis. Setelah itu simpanlah kotak tersebut di ruangan pada suhu 25 oC – 28 oC dengan intensitas kelembaban sebesar 75 % – 80 %.Pastikanlah bahwa kotak tersebut terhindar dari sinar matahri secara langsung. Apabila pada telur ulat sutra tersebut terlihat bintik biru maka segeralah ganti penutup kain putih dengan kain hitam selama 2 hari.

Tahap Ketiga: Pemberian Pakan Ulat Sutra

 Tahap ketiga ini merupakan hal yang sangat serius. Kenapa? Sebab ulat sutra merupakan jenis serangga yang sangat rakus dalam hal makanan. Dan juga ulat sutra hanya mau makan dari daun murbei saja.Adapun dalam pembagian makanan bedakan antara jumlah makanan untuk ulat kecil sama ulat besar. Untuk ulat kecil berikan sekitar 400 kg – 500 kg daun murbei yang tanpa cabang. Dan 1000 kg – 1250 kg untuk ulat besar dengan cabang.

 

Tahap Keempat: Daur Hidup Ulat Sutra

 Daur hidup ulat sutra dimulai dari telur yang kemudian menetas menjadi ulat kecil dan berkembang menjadi ulat besar. Setelah membentuk ulat besar maka ia akan bermetamorfosis lagi menjadi pupa atau kepompong.Kepompong ini yang kemudian nantinya akan menjadi ngengat. Adapaun setiap daur/siklus/fase ulat sutra akan mengalami yang namanya masa istirahat atau masa tidur.

 Tahap Kelima: Proses Pemeliharaan Ulat Sutra

 Dalam pemeliharaan ulat sutra bisa dibilang mudah-mudah gampang. Karena ada perlakuan khusus dalam hal tempat pemeliharaan atau makanan. Misalnya saja untuk ulat sutra yang kecil maka memerlukan makan sebanyak 3 kali sehari.Setelah makan maka ulat sutra akan mengalami masa tidur setelah lebih kurang 4 (empat) hari. Pada masa ini, maka jangan lupa untuk menaburi kapur dan pastikan ventilasi udara terbuka. Ini tujuannya agar udara terus mengalami sirkulasi dengan baik. Setalah masa tidur telah selesai maka ulat sutra akan bangun dan langsung makan daun murbei.Apabila ulat sutra sudah besar maka pindahkan ke rak atau ruangan dengan suhu sekitar 24 oC – 26 oC dan kelembaban sebesar 70 % – 75 %. Setalh itu ulat akan berubah menjadi kokon.Kokon inilah yang nantinya akan dijadikan benang atau serat. Pengkokoan ini berlangsung cukup lama sekitar 7 hari. Inilah tahap dalam membudidayakan ulat sutra.

Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Terimakasih.

Kamis, 10 Januari 2019

internet pertamaku

assalamu'alaikum wr.wb.
Haii....saya mau menceritakan sedikit jalan hidup saya. alaa  - alaa curhat gitu. 

nama saya Rabiatul adawwiyah. kelas IK-04. saya lahir tgl,14 des 1999.  saya berasal dari sungai tohor, TTT. Sya anak ke-2 dari 3 bersaudara. saya anak PR satu''nya😊. saya terlahir dari kluarga sederhana. cerita hidup sya untuk mnempuh pndidikan  sngat lah bnyak event yang hrs sya lalui😐. saya melanjutkan berpendidikan di Widyaloka Informatika setelah selesai dibangku SLTA-kuh. Mungkin, pda dsrny anak" seusia sya tidak pernah mengalami hal yang sama seperti saya. tpi itu semua telah Allah rencana kan untuk semua hamba-NyA ☺🙂😊. saya yakin dibalik semua pristiwa yang saya alami Allah telah merencanakan hal yang lebih baik untuk kedepannya. Bak kata pepatah akan "PASTI AKAN INDAH PADA WAKTUNYA" ☺☺🙂... saya juga juga ingin menggubah pola pikir pada keluarga saya, bahwa wanita tidak hanya berada didapur, disumur dan dikasur,,  memang itu sudah lumrahnya.. tapi setidaknya saya bisa mengubah jalan hidup saya. yaini ingin menjadi seorang yang sukses.

Saya pertama kali mengenal internet diusia ke-14 tahun, saat itu saya masih duduk dibangku SLTP. pertama kali saya mengenalny dengan menggunakan satu aplikasi google, yaini OPERA MINI dengan menggunakan handphone bututku, saya menggunakannya hanya untuk kperluan skolah sahaja. maklum masih labill 😀.. lnjut saya menggunakan aplikasi FACEBOOK pada tahun 2015. Tapi, saya menggunakan FB tidak semestinya,, sampai-sampai saya lupa waktu tidur, dan mkan punn tidak teratur😁.  semenjak saya mengenal internet smua mnjadi mudah..... mulai dari tugas skolah, kpentingan sekolah, mncari informasi sampai keperluan pribadi 👍👍. walaupun saya masih belum paten untuk menggunakan semua web yang ada. Dengan belajar disini.. saya bisa mengenal bnyak hal.. yang awalny sya hanya mngenal facebook dan google, kini sya sudah bisa berada diatasnya. bahkan saya mempunyai akun GMAIL dan BLOGGER tersendiri. 

Terima kasih... udah mau menyempatkan waktu buat baca ceritaku... 
wassalamualaikum wr.wb.